Bernafas bersama dunia
Indahnya hidup ini serasa bagai surga dunia. Kadang ada senang, kadang juga susah. Mengapa manusia masih saja tidak bersyukur ya. Padahal kalau saja manusia tidak diberikan nafas, maka manusia akan terasa sesak. Uhuk2…jadi batuk deh. Koq bisa batuk ya. Jika saja asap2 dari mobil dan motor tidak separah saat ini. Dimana-mana asap. Kasihan deh si oksigen yang makin lama makin tergusur tempatnya oleh si karbondioksida. Betapa tidak, hutan yang dulu hijau kini tinggal sedikit. Berubah warna menjadi putih, biru, kuning, merah, dan hitam. Berdiri megah bangunan yang seharusnya menjadi resapan air, tinggallah sejarah. Asyik jika bisa bernafas bersama dunia. Tidak ada yang menutup hidung kita karena udara yang tidak bersih. Memang manusia kurang bersyukur.

Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.
Comment by A.N. Other — February 28, 2007 @ 4:10 am